#KBAF2018

#KBAF2018 : Drumband Kaleng Khas Kauman Reborn

 

Ada yang menyebutnya DRUMBAND BLEK dan DRUMBAND KLENTUNG, adalah salah satu kreatifitas khas Desa Kauman yang pernah cukup dikenal pada tahun 1980an yaitu sebuah pertunjukan Drumband dengan menggunakan Kaleng Biskuit dan Jerigen yang sudah tidak terpkai. Pak Dul, sosok laki-laki sepuh nan unik yang mempunyai nama lengkap Abdul Matin adalah sosok Mayoret yang mengkoordinir dan melatih drumband anak-anak di Kauman saat itu.

Jika Anda warga Kota Pekalongan yang biasa menyaksikan Pawai Pembangunan dalam rangka memperingari HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang diadakan oleh Pemerintah Kota Pekalongan pada tahun 1980an, penampilan Drumband Blek / Klentung ini selalu ditunggu-tunggu selain penampilan Drumband Al-Irsyad yang yang sangat memukau pada waktu itu.

Dalam acara Batik Jalan Sehat dan Sarapan Bersama KAUMAN BATIK ART FEST 2018 (12/10) oleh panitia sengaja ditampilkan kembali kreatifitas yang pernah dimiliki Kauman. Masih dengan komando-komando drumband yang unik seperti A-WE-A-ES, Fogane, Hantero, Depdulbeh dll, Mas Khamim adalah ‘Putra Mahkota’ dari Pak Dul Matin yang tahun 2018 ini mulai meneruskan dan mengangkat kembali Drumband Blek/ Klentung oleh anak-anak Khas Kampoeng Batik Kauman.

Beberapa orang tua peserta Drumband Blek/ Kaleng merasa seperti bernostalgia menyaksikan putera-puterinya ikut menabuh. Terbukti banyak dari warga Kampoeng Batik Kauman yang merantau di luar kota, mereka sempatkan pulang kampung demi mengikuti acara Batik Jalan Sehat dan Sarapan Bersama KAUMAN BATIK ART FEST 2018 yang diikuti oleh 1000 peserta itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *